Tanggal Hari Ini : 23 Apr 2018 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
Belajar Etos dari Orang-Orang Sukses Oleh Gimin Sumalim
Senin, 09 April 2018 04:18 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Etos berarti pandangan hidup yang khas dari suatu golongan sosial. Etos berasal dari bahasa Yunani (etos) yang memberikan arti sikap, kepribadian, watak, karakter, serta keyakinan atas sesuatu. Sikap ini tidak saja dimiliki oleh individu, tetapi juga oleh kelompok, komunitas bisnis bahkan masyarakat.

Saya mungkin hanya akan membahas etos kerja di dalam perusahaan, dan orang-orang yang terlibat di dalamnya. Untuk menggambarkan seberapa jauh sebuah perusahaan dan orang-orang yang terlibat di dalamnya memiliki sebuah etos kerja yang handal dapat dilihat dari output kerja yang dihasilkan dari masing-masing profesi yang melekat dengan jenis pekerjaan dan tugas pokok yang dijalankan. Seorang security yang dipercaya menjaga keamanan kantor memiliki dedikasi dan etos yang tinggi jika ia mampu melaksanakan pekerjaan dengan kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki dngan kualitas yang tinggi. Dalam hal ini seorang security yang memiliki etos kerja yang tinggi tidak saja mampu melaksanakan tugas utamanya mengamankan perusahaan dengan baik, tetapi  juga dapat melayani dan membantu pelanggan perusahaan dengan penuh kualitas dan totalitas.

Bagimana dengan profesi-profesi yang lain seperti customer service, marketing, dan yang bekerja di divisi-divisi lainnya. Semua dianggap memiliki etos kerja yang tinggi jika output yang dihasilkan memiliki standar yang tinggi berdasarkan pengetahuan, pengalaman, kemampuan serta kepribadian yang  dapat memberikan pelayanan kepada semua stakeholder, mitra dan nasabah/pelanggan dengan beragam karakter dan kebutuhan orang lain dengan sempurna.

gimin sumalim, bank index, kasus bank index, direktur utama bank indexDalam berbagai kajian tentang sumberdaya manusia, bab tentang etos merupakan salah satu kajian yang menarik. Karena pada dasarnya etos kerja  tidak tergantung kepada tingginya pendidikan seseorang, atau banyaknya gelar akademis yang dimiliki seseorang. Etos adalah tentang kemampuan bertindak, mengeksekusi, melakukan, menghasilkan yang terbaik, dan kerja lapangan yang penuh kualitas. Etos adalah tentang karakter diri yang hebat, andal, berkualitas, produktif, berkinerja, dan selalu bergembira dengan pekerjaannya di wilayah tindakan.

Jansen Sinamo, yang sering disebut guru etos Indonesia pernah menuturkan bahwa etos kerja memiliki memiliki pengaruh dan manfaatnya bagi organisasi dan perusahaan. Etos dapat  memperkuat the culture of excellence, memungkinkan dapat mencapai peraihan target-target kerja, memangun kerja unggul,  mempertinggi produktivitas kerja, mendalami keluhuran kerja, dan sebagainya.

Namun etos tidak datang dan lahir begitu saja. Ia lahir dari sebuah proses yang panjang, terintegrasi dan terstrutur melalui metode pelatihan dan pembiasaan yang terus menerus. Dalam sebuah organisasi perusahaan yang kuat etos dihasilkan dari konsep budaya kerja perusahaan yang dilembagakan oleh perusahaan melalui nilai-nilai, keyakinan, tata kelola, moral, sistem, prosedur, aturan, kepemimpinan, visi, misi, kemampuan, pengalaman, standar, pengetahuan, dan perilaku kerja. Hasil akhirnya, etos muncul sebagai gaya kerja, kebiasaan kerja, pola kerja, karakter kerja, motivasi kerja. Di mana, etos menjadi seperti sebuah kepribadian kerja perusahaan yang diwakili oleh setiap insan perusahaan dengan sepenuh hati. Salam.

 


Tentang Penulis :

Gimin Sumalim, atau yang sering biasa disebut Gimin Lim adalah salah seorang praktisi perbankan Indonesia yang memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di dunia institusi keuangan tersebut. Pria yang lahir di di Sumatera Utara alumnus Fakultas Teknologi Mineral/ Petroleum Engineering dari Universitas Trisakti, Jakarta ini juga telah menamatkan pendidikan magisternya di Magister Management IBII, Jakarta pada tahun 1998. Selain pendidikan formal, Gimin juga telah mengikuti berbagai pendidikan informal, seperti training-training dan seminar-seminar, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Karier Perbankan beliau di mulai dari PT Bank Bali pada tahun 1992-1996. Pada Juni 1996 beliau bergabung dengan PT. Bank Ekonomi Raharja (sekarang menjadi PT. Bank HSBC Indonesia) dengan menempati berbagai posisi, diantaranya adalah Relationship Manager, Branch Manager, Area Manager, Head of Product Management, Regional Business Development Head, Head of Consumer Banking, dan terakhir sebagai Direktur Retail Banking/Network & Distribution. Sejak Juli 2017,  ditunjuk sebagai Presiden Direktur Bank Index pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 30 Agustus 2017.

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari