Tanggal Hari Ini : 25 Sep 2018 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
Geliat Bisnis Di Perbatasan Indonesia PNG
Senin, 12 Maret 2018 02:56 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Mendung serasa menggelayut di atas kepala sesampainya kami di Desa Skow, Distrik Muara Tami, Jayapura. Skow adalah sebuah wilayah terluar Indonesia yang berada di Propinsi Papua.

Dari kota Jayapura, perjalanan menyusuri pantai dan rimbunan pepohonan yang eksotikos ke arah timur ini dapat ditempuh dengan kendaraan roda empat selama dua jam perjalanan. Jalan menuju perbatasan Indonesia-Papua New Guinea (PNG) kini lebar dan beraspal mulus, terasa lenggang, dengan pemandangan alam sepanjang perjalanan yang mempesona.
Desa Skow merupakan salah satu wilayah perbatasan kedua Negara, yaitu Indonesia-PNG. Di desa ini sebelah utara sepanjang mata memandang adalah lautan luas Samudera Pasifik, dan sebelah timurnya berbatasan dengan wilayah ne gara tetangga Papua New Guinea (PNG).
Skow bukan hanya salah satu wilayah Pos Lintas Batas Negara (PLBN) perbatasan bagi kedua negara antara Indonesia-PNG, tetapi Skow adalah sebuah wilayah yang eksotis, desa nan indah dikelilingi hijau rerimbunan hutan dan pegunungan. Menurut informasi yang saya dengar Pemerintah Kota Jayapura bertekad menjadikan desa Skow sebagai wilayah destinasi wisata yang diandalkan di masa mendatang.

Geliat Bisnis Di Perbatasan  Indonesia – PNG, Perbatasan Indonesia, Pos Lintas Batas Negara (PLBN)

Di Skow kini sudah berdiri sebuah ba ngunan dan infrastruktur yang tergolong sangat megah, dan menjadi daya tarik dan memadai bagi pelintas batas bagi kedua negara, mulai dari ruang pemeriksa terpadu keberangkatan dan kedatangan bagi pelintas batas, klinik kesehatan, car wash, gudang sita, jembatan timbang, koridor pejalan kaki dan bangunan pendukung lainnya di lahan seluas 10.112 meter persegi. Di area tersebut dilengkapi juga restoran, pusat ATM, masjid, gereja, dan bangunan pos polisi.
Meningkatnya fasilitas lintas batas Indonesia-PNG ternyata juga meningkatkan jumlah pelintas batas di kedua negara. Saat ini menurut salah satu sumber di perbatasan yang ditemui Majalah Wirausaha dan Keuangan, tak kurang dari 400 orang PNG yang melintas masuk ke Indonesia melalui PLBN Skow, dengan tujuan berdagang atau membeli berbagai kebutuhan sehari-hari di wilayah Indonesia.
Melihat respon dan fenomena yang menarik ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua akhir November 2017 ini melakukan rehabilitasi dan pembangunan Pasar Skow yang letaknya tidak jauh dari PLBN Skow.
Max Olua, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Papua, seperti yang diungkapkan pada pers beberapa waktu lalu, dampak dari pembangunan PLBN Skow dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya masyarakat Skow dan sekitarnya.

Geliat Bisnis Di Perbatasan  Indonesia – PNG, Perbatasan Indonesia, Pos Lintas Batas Negara (PLBN)

Omzet para pebisnis di pasar ini, semasih dalam bentuk sederhana dan tradisional saja menurut Max sudah bisa mencapai Rp600 juta per bulan, dan diharapkan setelah pasar baru yang lebih permanen dengan fasilitas yang lebih lengkap beroperasi diharapkan akan terus meningkat omzetnya seiring dengan meningkatnya popularitas PLBN Skow sebagai salah satu destinasi wisata yang menarik.
Max berharap, dimasa-masa mendatang berbagai kegiatan bisnis lebih sering diselenggarakan di pasar Skow seperti event Border Trade Fair (BTF) yang pernah dilakukan oleh Badan Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri (BPKLN) Propinsi Papua pada November 2017 lalu.
Banyak warga PNG yang datang ke Pasar Skow untuk berbelanja. Biasanya, warga PNG membeli berbagai barang untuk dijual kembali di negaranya dengan harga mata uang mereka. Di pasar perbatasan ini, barang-barang Indonesia termasuk sangat murah.
Tingginya animo masyarakat PNG untuk datang ke pasar Skow dapat meningkatkan arus perdagangan dan tingkat perputaran uang di pasar dekat tapal batas tersebut, namun lain faktor keamanan juga harus diperhatikan dan terus diperketat untuk menjaga agar wilayah Indonesia tetap aman dan kondusif dari gangguan bangsa lain.

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari