Tanggal Hari Ini : 21 Nov 2017 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
Yunan Fajar Bintoro, Pendiri Cafe Jahe Mororene
Selasa, 06 Juni 2017 04:52 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Ada minuman yang sangat bermanfaat untuk mencegah stroke dan serangan jantung. Minuman itu terbuat dari bahan herbal asli Indonesia, yaitu minuman yang terbuat dari olahan jahe. 

Profesor Roufogalis, seorang pakar kimia farmasi dari University of Sydney, Australia, mengatakan bahwa kandungan gingerol dalam jahe juga memiliki efek antikoagulan yang mampu mencegah penggumpalan darah. Merangsang pelepasan hormon adrenalin yang memperlancar aliran darah. Sementara studi di Jepang menyebut jahe bekerja menurunkan tekanan darah dengan mengurangi laju aliran darah tepi. Itulah mengapa tanaman rimpang tersebut dianggap berperan mencegah penyumbatan pembuluh darah sebagai penyebab utama stroke, dan serangan jantung. Minuman yang terbuat dari olahan jahe itulah yang kini dikembangkan Yunan Fajar Bintoro di Café Jahe Mororene miliknya..
Setelah malang melintang sebagai orang gajian di perusahaan orang hingga jabatan manajer, Yunan Fajar Bintoro (35), lelaki kelahiran Salatiga, Jawa Tengah ini mulai merasakan ‘gerah’ luar biasa. Gerah karena ide-idenya mentok, disisi lain otak kreatifnya sudah ingin mencoba membangun bisnis sendiri. Ide bisnis yang akan dijalankan sebenarnya sangat sederhana, mengolah aneka tanaman obat asli Indonesia menjadi minuman keseharian yang diminati semua jenjang masyarakat Indonesia, minuman yang terbuat dari olahan jahe.
Daya dukung, bahan baku dan kebiasaan mengkonsumsi minuman herbal jahe bagi masyarakat Indonesia sudah sedemikian tinggi, masalahnya adalah belum adanya minuman olahan jahe yang simple dan modern yang dapat disuguhkan dengan citarasa modern.
Pengetahuan masyarakat Indonesia tentang manfaat jahe yang dapat berfungsi sebagai minuman kesehatan sudah tidak diragukan lagi. Minuman dari olahan jahe sudah dianggap sebagai bahan obat dan minuman kesehatan yang banyak manfaatnya bagi tubuh.

Yunan Fajar Bintoro, Pendiri Café Jahe Mororene, olahan jahe merah, usaha kreatif, Bisnis Kreatif

Sejak tahun 2012, Yunan Fajar. Bintoro memulai usaha olahan minuman jahe ini di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Dia memproduksi sirup jahe merah Mororene sejak tahun 2012. Agar produknya lebih dikenal banyak masyarakat, Yunan memasarkan produknya dengan menjalankan sistem kemitraan usaha di tahun yang sama. Saat ini Yunan telah memiliki 24 gerai milik mitra yang tersebar di Serang, Cilegon, Anyer, Solo, dan Medan. Yunan hanya fokus memproduksi untuk memasok bahan baku ke para mitra usaha. Salah satu tingkat kesulitan mengelola jahe merah menjadi sirup cukup tinggi yaitu membuat rasa jahe menjadi tidak pahit.
Ada tiga paket investasi yang ditawarkan oleh Yunan yaitu paket standar dengan nilai Rp 15.000.000, paket Rp 30.000.000 dan paket senilai Rp 105.000.000.
Usaha ini menawarkan aneka menu minuman berbahan dasar jahe seperti classic blend, jahe krimer, jahe merah kopi, jahe jeruk nipis ala perancis, hingga jahe buah. Untuk paket investasi Rp 15.000.000, konsep usaha menggunakan booth. Mitra juga akan mendapatkan peralatan usaha beserta dua set meja dan kursi. Sementara paket Rp 30.000.000 mitra akan mendapatkan berbentuk mini kafe dengan fasilitas booth, peralatan usaha, dan delapan set meja serta kursi. Untuk paket Rp 105.000.000 mitra akan berjualan lewat foodtruck.
Mitra juga akan mendapatkan peralatan usaha dan delapan set meja dan kursi. Butuh biaya banyak memodifikasi mobil pikap agar sesuai dengan kebutuhan. Mitra wajib membeli sirup jahe merah minimal 10 liter per minggu dari pusat. Harga jual minuman jahe berkisar dari Rp 5.000 sampai Rp 9.000 per gelas. Mitra boleh menambah menu makanan ringan untuk melengkapi menu minuman seperti Roti Bakar, Kentang Goreng ataupun Pisang Bakar. Sementara untuk menu makanan mulai dari Rp 5.000 sampai Rp 20.000 per porsi. Yunan mengatakan, omzet standar mitra berkisar Rp 4.000.000 sampai Rp 15.000.000 per bulan. Setelah dikurangi biaya sewa tempat, bahan baku, gaji pegawai, dan biaya operasional lainnya, mitra masih bisa meraup laba bersih sekitar 30%.
Kompetitor usaha minuman jahe merah yang masih sedikit menjadi keuntungannya. Selain itu, rasa sirup jahe yang dia produksi lebih nikmat karena tidak pahit dan melewati proses riset yang cukup lama.
Amir Karamoy, Ketua Komite Tetap dan Lisensi Kadin, mengatakan, kemitraan minuman olahan jahe merah memiliki prospek yang bagus karena menonjolkan aspek kesehatan produk yang dijual. Namun, untuk meningkatkan pangsa pasar, harus ada peningkatan pada proses penyajian produk agar dapat lebih menarik di mata anak muda.

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari