Tanggal Hari Ini : 21 Nov 2017 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
UKM Center Sisi lain di Kampus FE UI
Senin, 18 Januari 2016 01:53 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Tak banyak yang tahu bahwa di Kampus Fakultas Ekonomi (FE), Universitas Indonesia (UI) memiliki sisi lain yang sangat concern pada pengembangan usaha mikro dan kecil di Indonesia. Sebuah lembaga yang bernama Usaha Kecil Menengah (UKM) Center FE UI.

UKM Center UI berdiri sebagai respon, adanya isu yang sangat kuat saat itu, yaitu upaya untuk menanggulangi kemiskinan dan pengangguran secara terintegrasi melalui penguatan dan pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).  UMKM terbukti mampu menjadi penyelamat perekonomian atas beberapa krisis ekonomi yang pernah mendera Indonesia. Selain itu, tahun 2005 Perserikatan Bangsa-Bangsa menetapkan tahun tersebut sebagai International Year of Microcredit.

Sebagai negara yang bersentuhan langsung dengan isu-isu utama yang didengungkan PBB saat itu,  yaitu, kemiskinan dan pengangguran, pengembangan usaha mikro dan kecil, serta pengembangan micro credit, Universitas Indonesia merasa terpanggil untuk memiliki pusat kajian dan pengembangan keilmuan dibidang usaha kecil dan menengah.

Sejak dirintis oleh Prof Bambang PS Brojonegoro, Dekan Fakultas Ekonomi UI saat itu, UKM Center FE UI telah berkiprah dalam pemberdayaan dan pengembangan usaha mikro dan kecil, melalui berbagai kegiatan penelitian, advokasi, edukasi kewirausahaan, serta pemberian penghargaan dan berbagai pelatihan lainnya. UKM Center FE UI juga membina berbagai usaha keuangan mikro, serta menjembatani berbagai komunitas usaha mikro dan kecil yang belum bankable untuk mendapatkan akses modal ke berbagai lembaga jasa keuangan.   

UKM Centre UI juga membangun kemitraan dan kerjasama dengan pihak lain seperti BUMN, perusahaan swasta nasional, dan berbagai perusahaan multi nasional untuk bekerjasama membangun dan meningkatkan kemampuan usaha mikro dan kecil Indonesia melalui program-program pelatihan dan peningkatan kapasitas usaha, dengan memberikan pelatihan teknis, bantuan pendanaan/permodalan, hingga pelatihan manajemen dan pengelolaan usaha. UKM Center FE UI pernah dipimpin oleh Dr. Ir. Nining I. Soesilo MA, kemudian dilanjutkan oleh Hilda Fachriza SE, MM, Sisdjiatmo Kusumosuwidho Widhaningrat SE, M.Sc, Dewi Meisari Haryanti, SE, M.Sc, dan saat ini pemangkunya adalah Dr. Eugenia Mardanugraha S.Si, ME.

 UKM Center UI, Citi Microentrepreneurship Award, Elvera N. Makki, Dr. Ir. Nining I. Soesilo MA, Prof Bambang PS Brojonegoro, Dekan Fakultas Ekonomi UI

Citi Microentrepreneurship Award

Bekerjasama dengan Citi Indonesia,  melalui payung kegiatan kemasyarakatannya, Citi Peka (Peduli dan Berkarya) UKM Center UI meluncurkan Citi Microentreprenuership Award (CMA) di Jogyakarta awal Agustus 2015 lalu. Dalam sebuah pengantarnya saat meluncurkan Program CMA,  Elvera N. Makki,  Country Corporate Affairs Head Citi Indonesia mengungkapkan bahwa Citi Microentrepreneurship Award merupakan inisiatif global yang didanai oleh Citi Foundation dan bertujuan untuk meningkatkan wawasan mengenai pentinya kewirausahaan dan akses keuangan bagi pengusaha mikro.

Tujuan yang ingin dicapai dalam program tersebut adalah agar semakin banyak pelaku usaha mikro unggulan yang dapat berkesempatan mendapat pembekalan dan bimbingan guna mengembangkan usaha mereka.

Direktur Pengembangan Inklusi dan Keuangan Otoritas Jasa Keuangan, Eko Arientoro,  yang hadir dalam acara peluncuran CMA di Jogyakarta tersebut berharap  para pelaku usaha mikro dapat lebih terpacu untuk meningkatkan kapasitasnya sekaligus mempersiapkan diri dalam menghadapi pasar yang semakin kompetitif ini.

“OJK dapat membantu menyediakan program yang dapat memberikan kemudahan akses keuangan, baik akses untuk permodalan ataupun kemudahan transaksi keuangan, harapannya usaha mikro yang sedang dikembangkan saat ini dapat menjadi usaha yang berskala besar dan mampu untuk menghadapi MEA dan berdaya saing bersaing baik di pasar nasional, ASEAN maupun Internasional,” cetus Eko.

Program CMA ke 11, diharapkan pada akhir Januari 2016 ini akan mengumumkan para pelaku usaha mikro unggulan yang dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha mikro lainnya di Indonesia. Kategori yang akan diberikan award adalah katagori Wirausaha Mikro Perempuan, kategori Wirausaha Mikro Sosial, kategori Wirausaha Mikro Berwawasan Lingkungan, dan kategori  Wirausaha Mikro Pelestarian Budaya.

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari