Tanggal Hari Ini : 17 Feb 2019 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
Roy Darmawan, Sebagai Agent Perubahan Kampus Harus Bertransformasi
Jumat, 25 Juli 2014 16:38 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Dunia kewirausahaan di Indonesia saat ini tumbuh dan berkembang sangat pesat. Sebagai institusi pendidikan tinggi, kampus memiliki peran strategis dalam melahirkan wirausaha-wirausaha baru yang handal.

Namun dosen fakultas ekonomi dan magister manajemen Universitas Indonesia,  Roy Darmawan, S.E, M. Si, ini memberikan catatan, jika kampus tidak bertransformasi dengan cepat, maka peran perguruan tinggi tidak akan optimal.

Era globalisasi, perkembangan teknologi dan komunikasi yang cepat berubah, menurut Roy  membutuhkan wirausahawan-wirausahawan yang cerdas,  memiliki daya saing, serta kemampuan negoisasi dan pemasaran yang handal.

Untuk melahirkan wirausahawan dengan kemampuan optimal tersebut, lanjut Roy,  pembelajaran satu arah yang berlaku selama ini, sudah sangat ketinggalan.

“Kampus harus mengembangkan pembelajaran yang selaras, pembelajaran searah sudah tidak relevan,” ujarnya.

 

Paradigma Baru

Menurut Roy, pembelajaran yang tepat serta mau bertransformasi secara cepat dengan metode pembelajaran yang mendukung lahirnya kreatifitas-kreatifitas mahasiswa akan memperlihatkan hasil secara signifikan.

Saat ini, meskipun telah ada kurikulum baku, namun implementasinya di berbagai perguruan tinggi masih berbeda-beda.  Bahkan Roy melihat tidak semua perguruan tinggi memiliki mindset yang selaras dengan kurikulum yang ada saat ini.

Bahkan kurikum mensyaratkan adanya pembelajaran secara aktif learning, namun entrepreneur mindsetnya masih belum dikembangkan.

 

Paradigma Pembelajaran.

Saat ini, menurut Roy, mahasiswa Indonesia jauh lebih aktif dan lebih siap dengan berbagai media pembelajaran. Mereka lebih cepat menyesuaikan diri, mudah berinteraksi dengan perubahan teknologi komunikasi, serta sangat dinamis dalam menerima berbagai pengetahuan.

“Saya sering kaget jika berinteraksi dengan para mahasiswa. Saat kami memberikan kesempatan agar mahasiswa menampilkan ide-ide kreatif. Kita takjub,” ujar dosen mata kuliah kewirausahaan di Fakultas Ekonomi UI ini.

Karena itu, menurut Ketua Kelompok Kerja Pembenihan Kewirausahaan, Kantor Menteri Kordinator Perekonomian RI ini, kampus harus segera bertransformasi, mengubah paradigma pembelajaran agar mampu menyiapkan mahasiswa memiliki wawasan kewirausahaan yang handal.

Wawasan kewirausahaan, menurut Roy, tidak melulu menjadikan seorang mahasiswa menjadi pengusaha, menyiapkan mereka menjadi professional, aparat negara, serta profesi lainnya dengan kualitas dan kreatifitas yang tinggi merupakan tugas kampus sebagai agent perubahan.

Perguruan tinggi, menurut Roy, berperan dalam meningkatkan kemampuan dan kemauan mahasiswa untuk mengoptimalkan kreatifitas, sehingga apabila ada perguruan tinggi yang memaksakan pola pembelajaran dan pola pikir harus sama dengan pengajarnya, maka pola pembelajaran tersebut akan menghambat kreatifitas mahasiswa.

Roy memaklumi bahwa memang masih ada gap budaya ketika paradigma baru harus bertransformasi di kampus karena beberapa hal. Namun disadari atau tidak kondisi saat ini sudah sangat berubah. Sumber pembelajaran sudah sangat banyak, dan hal itu memerlukan penyesuain-penyesuaian.

Roy melihat, lingkungan mengalami banyak perubahan, baik di tingkat nasional maupun di tingkat lokal sehingga kini lebih banyak dukungan yang bisa diterima oleh mahasiswa. 

Bagi Roy, kampus harus mampu menyiapkan mahasiswa memiliki mindset kewirausahaan yang benar, dengan mengubah pola pikirnya secara optimal.

“Penentu awalnya seseorang sukses adalah adanya mindset kewirausahaan yang ada pada dirinya. Ketika seseorang sudah memiliki mindset kewirausahaan pasti perilakunya sangat entrepreneurial. Mereka mampu menggeser keyakinan bahwa keberhasilan itu hanya sebuah kebetulan, menjadi keberhasilan itu sebuah hal yang dapat diperjuangkan,” cetusnya.

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari