Tanggal Hari Ini : 21 Nov 2017 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
Chef Kamal Arif , Memilih Pastry Sebagai Ladang Bisnis
Rabu, 27 Maret 2013 11:07 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Bertahun-tahun berprofesi sebagai chef di berbagai hotel berbintang, membuat Kamal Arif meyakini bahwa ada potensi besar yang ia miliki. Potensi itu adalah sebuah keahlian yang tidak dimilki oleh orang lain, yaitu keahlian dan kemampuannya di bidang kuliner khususnya membuat pastry (aneka kue-kue) yang unik dan berkualitas tinggi.

Maka ketika ia memutuskan membuat usaha kecil-kecilan dengan produk pastry di rumahnya, kuliatas produk yang dihasilkanpun setara dengan kualitas dan citarasa hotel bintang lima. Jauh berbeda dengan produk pastry produksi rumahan lainnya.

Awalnya, Kamal Arif  tak memahami potensi besar yang ada pada dirinya ini. Ia merasa cukup nyaman dan enjoy dengan profesi hanya sebagai chef dengan gaji yang diterimanya, namun keinginan menjadi seorang wirausahawan ini muncul tiba-tiba dan semakin kuat karena adanya krisis ekonomi yang melanda Indonesia saat itu.

Di tahun 1998, ketika krisis moneter sedang hebat-hebatnya, ia yang bekerja sebagai chef di Hotel Hyatt Bandung terpaksa di rumahkan karena tamu hotel sedang sepi-sepinya. Pada saat itulah Kamal mulai berfikir apa yang dapat ia lakukan dengan kemampuan dan keahliannya. 

Selama dalam masa ‘dirumahkan’ tersebut, Kamal membuka usaha di bidang makanan sebagai usaha sampingan. Karena masih berstatus sebagai karyawan pada hotel, yang sedang dirumahkan, ayah dari Nakita Sabrina dan Arif Rizky ini memilih usaha yang tidak jauh dari kegiatan yang dilakukan jika bekerja di hotel, yaitu sebagai chef.

“Kebetulan karena pihak hotel mengizinkan saya untuk membuka usaha sampingan,saya akhirnya  mulai merintis usaha membuat pastry di rumah,” ujarnya.

 

Pastry Keberuntungan  

Sebagai chef dan ahli pastry dari Hotel Hyatt Bandung, Kamal mahir benar bagaimana membuat pastry yang berselera tinggi.

Ia memilih Tiramissu sebagai produk yang diunggulkan untuk dijual, sedangkan kue-kue lainnya hanya sebagai pelengkap saja. Ia masih teringat ketika membuka gerai usaha di rumahnya, ia sengaja mengundang teman-teman sekantor dan relasinya untuk hadir.

“ Responnya luar biasa. Kami kebanjiran tamu sejak hari pertama usaha di buka. Teman-teman sangat mensupport dan mengatakan bahwa pastry buatan saya sangat istimewa,” ujarnya.

Agar memiliki brand, Kamal member nama gerainya dengan gerai Tiramissu Cake Shop. Nama ini diambil dari nama produk yang diunggulkan oleh Chef Kamal yaitu Tiramissu.

Chef Kamal Arif, www.tiramisu-chefkamal.com, Pastry, Ladang Bisnis, Motivasi Berwirausaha ,  krisis ekonomi

Pesanan pertama datang dari teman-temannya sendiri, tetapi tak lama kemudian menyebar kepada para relasinya yang sudah mulai percaya dengan memesan dalam jumlah yang lumayan banyak, mencapai  1.000 buah untuk acara pernikahan. Lalu para tamu lainnya yang mulai berdatangan ke gerainya mulai tertarik dan akhirnya menyebar dari mulut ke mulut.

Awalnya semua dilakukan berdua dengan sang istri, namun seiring dengan jumlah tamu dan pesanan pastry yang mulai banyak ia mulai merekrut beberapa karyawan untuk membantunya, seperti bagian pengantaran pesanan, pengepakan, dan melayani pelanggan yang datang ke gerainya. Meski sudah dibantu beberapa karyawan, kadang Kamal harus turun sendiri dengan mengantar pesanan menggunakan vespa kesayanggannya kepada pelanggan.

 

Fokus di Bisnis 

Ketika krisis ekonomi mulai mereda dan tamu-tamu Hotel Hyatt Bandung mulai ramai kembali, Kamal memutuskan untuk focus mengelola bisnis sendiri yang sudah dijalankan dan memilih mundur dari pekerjaan formalnya.

‘Enam belas tahun bekerja sebagai chef di hotel saya kira sudah cukup, saya memutuskan untuk bekerja mandiri sebagai wirausahawan,’cetusnya.

Pilihan untuk focus terhadap bisnis  yang ia dirikan ternyata membawa dampak yang sangat bagus bagi pengembangan usahanya.  Dalam waktu kurang dari 2 tahun usaha yang diirikan Chef  Kamal bekembang sangat pesat. Ia mengaku ada beberapa kendala yang ditemuinya, namun  menurutnya kendala-kendala tersebut tidak berpengaruh besar pada usahanya. Soal modal misalnya, ia harus menunggu cukup lama merealisasikan idenya untuk membuat gerai yang representative dan memadai seperti yang ia idam-idamkan.

Chef Kamal Arif, www.tiramisu-chefkamal.com, Pastry, Ladang Bisnis, Motivasi Berwirausaha ,  krisis ekonomi

Ia awalnya ingin memiliki gerai dengan parkir yang luas, serta representative, namun dengan segala keterbatasan dan modal yang ada ia akhirnya merenovasi rumah yang ia tinggali menjadi sebuah gerai usaha sesuai konsep yang dicita-citakan, yaitu dapur terbuka (open kitchen), tempat yang cukup, dan sebuah cake shop. Sejak itulah gerai Tiramissu Chef Kamal ini mulai berdiri.  

Gerai itu kemudian dikembangkan lagi di lokasi yang berhadapan dengan lokasi sebelumnya, dengan konsep open kichen, parkir yang cukup, serta sebuah cake shop dengan citarasa hotel bintang lima. Di bagian atas, ia membuka mini restaurant serta kelas untuk kursus memasak yang diselenggarakan secara regular di tempat ini.

Soal kursus memasak ini Kamal memiliki alasan sendiri untuk melakukannya. Ia merupakan anak dari seorang ayah yang berprofesi sebagai guru, dan sebagian besar dari saudara dan keluarganya adalah seorang guru.

“Saya meskipun bukan seorang guru, tetapi dengan mengajar memasak di sebuah kelas kursus memasak seperti ini saya sudah merasa sebagai seorang pendidik. Toh intinya sama, sama-sama mengajar,”cetusnya.

 

Motivasi Berwirausaha     

Pengalamannya sebagai chef di sebuah hotel berbintang, serta kegiatannya membuat usaha sendiri dan mengembangkannya menjadi hal yang menarik bagi rekan-rekan seprofesinya. Kamal seringkali memberikan wawasan kepada teman-temannya agar menekuni profesi yang dijalani dan suatu saat mampu mengembangkan keahliannya dalam bisnis sendiri.

 “Potensi yang kita miliki harus kita kembangkan. Bagi seorang chef, potensi untuk menjadi pewirausaha sangat terbuka lebar, karena kita memiliki kehlian yang tidak dimiliki oleh orang lain,”cetusnya.

Kamal Arif telah membuktikan, berbisnis tidak seperti yang ia perkirakan, rumit dan menakutkan. Bisnis bisa berawal dari modal yang ia miliki, yaitu keahliannya membuat pastry. Soal modal ia tak terlalu memilikirkannya. Setelah bisnisnya berjalan dengan baik ia merasa uang seperti datang sendiri.

 

Nama Lengkap Kamal Arif

Lahir : Bandung, 12 September 1966

Pendidikan : NHI’85

Pengalaman : Chef di Hotel Hyatt

Saat ini sebagai wirausahawan, pemilik TnC Shop

Alamat  : Tiramisu Cake Shop & Catering

Jl. Sawah Kurung IV No. 15 Bandung 40252, Indonesia

Ph. (022) 5223602 Fax. (022) 5224627

E-mail : tiramisu@tiramisu-chefkamal.com

Website : www.tiramisu-chefkamal.com

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari