Tanggal Hari Ini : 21 Nov 2017 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
Pelanggan Rindu Tempat Makan yang Menyenangkan
Senin, 30 April 2012 13:57 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Bagi Indra Setiyadi, tempat yang strategis sangat penting dalam menunjang perkembangan bisnis. Terlebih bisnis kuliner. Karena itu dalam memilih bisnis ia benar-benar mempertimbangkan lokasi yang akan digunakan untuk usaha. Lokasi usaha yang berada di Jalan Kertanegara Malang, menurut Indra merupakan tempat yang tepat untuk usaha rumah makan.

Bulan Mei 2007 lalu, Indra,  yang pada awalnya adalah seorang developer property ini bersama-sama dengan teman-temannya mulai melirik usaha lain. Ia memilih usaha kuliner. Bagi suami Ratnasari Hartanu ini, meski bisnis kuliner merupakan hal baru baginya, namun dengan lokasi usaha yang tepat dan menu-menu yang enak ia yakin bisnis rumah makan yang ia dirikan akan berkembang.

“Saya tidak pernah mempunyai pengalaman di bisnis kuliner, namun saya yakin bisnis kuliner sangat bagus peluangnya jika berada di lokasi yang strategis, apalagi memiliki menu-menu yang enak,” cetusnya.

Benar juga. Ketika rumah makan yang ia beri nama Rumah Makan Kertanegara didirikan, pelangganpun banyak yang datang. Ia memberi nama Rumah Makan Kertanegara dengan berbagai pertimbangan. Nama ‘Kertanegara’ cukup dikenal oleh masyarakat, selain itu terlihat ‘keren’ dan familiar bagi masyarakat kota Malang. Tetapi yang paling khusus karena rumah makan tersebut berada di jalan yang cukup ramai, yaitu berada di Jalan Kertanegara, Malang.

 

Gampang-Gampang Susah

Bagi pehobby olah raga sepeda ini,  mengelola usaha kuliner terbilang gampang-gampang susah.  Gampang karena sebelumnya ia telah terjun dalam dunia bisnis sehingga mengelola dan memanage usaha kuliner tak ubahnya ngelola usaha lainnya. Namun dibilang susah karena pengelola harus memperhatikan standar mutu dan rasa dari menu-menu yang disajikan. Untuk mendapatkan standar mutu dan menu-menu yang enak, Indra merekrut khusus orang yang khusus untuk itu, sehingga usaha kuliner yang ia dirikan memiliki kekhasan dan menu-menu yang enak.

Namun ia mengakui merasakan masa-masa sulit pada saat-saat awal mengelola bisnis kuliner . Selama satu minggu saat mulai awal berbisnis, ia banyak mendapatkan komplain dari pelanggan, mulai dari layanan yang kurang cepat, tamu yang kurang diperhatikan, atau ada tamu yang dilayani belakangan padahal datangnya lebih duklu dari yang lain.

Namun menurut Indra hal tersebut wajar terjadi karena ia dan para karyawannya belum memiliki pengalaman, meskipun jauh hari sebenarnya ia telah mempersiapkan dengan sebaik-baiknya.  Setelah berjalannya waktu, praktis tidak ada kendala yang berarti, semua dapat berjalan sesuai yang direncanakan. Saat ini Rumah Makan Kertanegara telah memperkerjakan karyawan sebanyak 42 orang dengan pembagian shif kerja sebanyak 2 shif. 

 

Kontrol Ketat

Sebelum memulai usaha kuliner dan membuka usaha rumah makan, Indra telah membaca berbagai literatur dan  bertanya kepada rekan-rekannya yang telah lebih dulu mengelola rumah makan. Ada beberapa kunci sukses mengelola rumah makan, yang pertama berkaitan dengan lokasi usaha, kedua produk yang enak dengan harga terjangkau, dan yang ketiga, kontinuitas layanan dan kualitas produk. Untuk itu, untuk urusan bahan baku yang digunakan ia sangat selektif dan bahkan terjun sendiri belanja bahan baku yang akan digunakan. Ia ingin memastikan bahan-bahan seperti sayuran, daging, serta ikan yang digunakan adalah bahan-bahan dengan kualitas terbaik, dan masih segar, sehingga kualitas masakan yang disajikan juga kualitas masakan berkelas.

Rumah Makan Kertanegara dulunya adalah sebuah kantor yang keberadaannya tepat berada di depan beberapa sekolah SMA dan SMP. Tidak heran kalau RM Kertanegara dulunya juga menjadi tempat kongkow favorit para pelajar  selama mereka menjadi siswa di sana. Memori para alumni sekolah tersebut membuat Indra mempunyai ide bahwa mereka adalah pasar yang tepat.

“Hampir selalu ada pelanggan yang bercerita bahwa dulunya ia sering kongkow di sini, selain tempatnya dekat juga memang rindang karena pepohonannya yang asri, selain itu bangunan dengan gaya arsitektur lama zaman Belanda dan sampai sekarang masih di pertahankan dengan tidak mengubah bentukaslinya merupakan kenangan yang tidak terlupakan,” cetusnya.

Sebenarnya, lanjut Indra, ia sudah membongkar bangunan aslinya karena sudak lapuk, namun ia mendirikan bangunan baru tetapi dengan disain dan bentuk persis seperti aslinya. Bahkan pohon-pohon yang rindang juga tetap dipertahankan seperti sedia kala sehingga tempat tersebut masih sangat rindang tetap seperti dulu.

“Tempatnya berkesan, sehingga para alumni yang pernah bersekolah  di sekolah-sekolah di kawasan jalan Kertanegara tetap ingat dengan bangunan kuno rindang,” ujarnya.

Mereka, lanjut Indra, tidak saja makan namun bercerita dan mengenang pada masa-masa bersekolah di kawasanm Jalan Kertanegara. Tidak heran akhirnya RM Kertanegara menjadi ajang tempat reuni para alumni sekolah-sekolah di Kawasan Jalan Kertanegara baik sendiri-sendiri maupun kelompok yang diadakan secara berkala.

RM Kertanegara, selain membidik pelanggan yang berasal dari kota Malang kini juga membidik para pewisata kuliner dari daerah lain yang sedang berkunjung ke Malang. Disadari bahwa Malang kini telah menjadi kota wisata yang banyak dikunjungi para wisatawan baik lokal maupun domestik. Bahkan RM Kertanegara telah menjadi langganan turis asing yang sedang berwisata ke Malang.

Menu-menu istimewa di RM Kertanegara adalah masakan tradisional Jawa yang kaya dengan citarasa dan rempah-rempah, yang memberikan kesan berbeda bagi para pelanggan.Terutama turis-turis asing. Untuk melengkapi daya tarik usahanya, Indra juga sedang mebangun  Guest House sebanyak 25 kamar. Rencananya, ia akan membuat paket wisata yang akan dijual kepada calon wisatawan mancanegara untuk datang ke kota Malang.

 Ia bersyukur bahwa program-program dan rencana bisnisnya dapat berjalan lancar karena adanya dukungan pendanaan dari Bank BRI.

“Dukungan Bank BRI sangat nyata bagi pengembangan bisnis saya. Bisnis saya lancar, demikian juga dengan rencana-rencana bisnis berikutnya, semua dapat saya wujudkan dengan dukungan pendanaan dari bank BRI,” ujar ayah dari Paul Surya Setyaputra ini. n

 

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari