Tanggal Hari Ini : 21 Nov 2017 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
Mengelola SDM Untuk UKM
Selasa, 18 Oktober 2011 13:25 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Usaha skala mikro dan kecil, bahkan menengah sekalipun, pada saat sedang dalam masa rintisan sering menghadapi masalah yang sangat penting, yaitu masalah yang berkaitan dengan loyalitas karyawan. Masalah ini kerap terjadi, dan memang sering terjadi secara alamiah, namun jika tidak dipikirkan dari sejak awal, maka usaha dapat berhenti di tengah jalan gara-gara para karyawannya pergi meninggalkan usaha yang telah kita rintis, atau hengkang beralih ke perusahaan orang lain.

Apa yang harus dapat dilakukan dengan usaha kita?. Karen pada umumnya, dalam usaha mikro dan kecil, gaji umumnya kurang bersaing jika dibandingkan dengan gaji di perusahaan besar, beban pekerjaan yang dilakukan juga relative berat dan harus serba bisa, bahkan banyak yang harus merangkap berbagai jabatan, system belum tertata rapi, dan fasilitas kadang seadanya.

Dengan fasilitas seperti itu mengharapkan karyawan bekerja keras, ibarat pungguk merindukan bulan. Apalagi mengharap mereka bekerja seperti anda, pemilik usaha. Jika mereka dapat bekerja seperti pemilik usaha, mungkin mereka sudah berfikir tidak bekerja sebagai karyawan lagi di tempat usaha anda, dan sudah kabur membuka usaha sendiri. 

Karyawan Bagus Adalah Investasi  

Jika ada karyawan yang memiliki loyalitas tinggi, bekerjanya bagus, jujur, serta mau bertindak seperti layaknya pemilik bekerja,  mereka adalah asset yang sangat besar dalam usaha anda. Tetapi jika ada yang malas, curang, serta bekerja semaunya,  ia akan terlihat sebagai duri dalam gumpalan daging perusahaan anda.

Program yang Mensejahterakan 

Bagi karyawan yang baik dan memiliki loyalitas tinggi, serta berperilaku seperti pemilik, tentu harus ada program yang baik bagi mereka, dan berbeda dengan karyawan lain yang biasa-biasa saja, karena kita ingin terus bersama-sama mereka mengembangkan bisnis yang sedang kita jalani. 

Untuk itu kita dapat menengok cara tradisional yang biasanya dilakukan oleh pengelola restoran Padang, yang memberlakukan pengelolaan uasaha dengan system bagi hasil, yaitu investor memperoleh bagian sebesar 40 % hingga 50% dari hasil bersih yang diperoleh, sedangkan sisanya merupakan hak karyawan.

System inipun sudah berlaku sejak lama dalam system usaha pertanian di Jawa yang dikenal system maro (separo-separo), atau mertelu (sepertiga-sepertiga). Dapat pula menggunakan system modern dengan menggunakan penggajian berbasis insentif, atau memberikan saham pada pekerja.

Besarnya insentif dapat anda tentukan sendiri, dan berdasarkan kelayakan yang memungkinkan karyawan selalu memiliki peluang untuk bekerja dengan loyalitas yang tinggi dan bekerja laksana pemilik. 

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari